Baje Buakayu Kue Khas untuk Rambu Solok

KabarToraja.com — Tidak seperti kue baje’ pada umumnya. Di Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja ada baje’ yang dibuat untuk acara pesta adat Rambu Solok atau pesta Rambu Tuka’, nama kue khas tersebut Baje Buakayu.

Dibungkus dari daun jagung kering Baje ini memang khas dan hanya ada di Sulawesi Selatan. Tidak hanya suku Bugis, Makassar dan Mandar saja yang memiliki kue baje’, namun di Tana Toraja juga memiliki jenis kue makanan ringan yang dibuat dari bahan baku beras ketan.

Salahsatu warga Bonggakaradeng saat ditemui Kabartoraja.com mengolah kue Baje, Mariana Mining (60 tahun) mengatakan jika kue ini khas dan hanya Baje’ Buakayu ada di Kecamatan Rano dan Bonggakaradeng dan uniknya dibawa pada saat pesta ada Rambu solok dan juga rambu tuka’.

“Ini beda dengan baje pada umumnya, kalau baje buakayu memang lain karena kita bawa diacara pesta adat kematian di rambu solok, soal bahan hampir sama dimana kita juga pake beras ketan dan gula merah sebagai bahan bakunya”kata Mariana.

Cara olah baje ini kata Mariana jika baje buakayu ini dari beras ketan di rendam kemudian di masak sesudah itu, di campur dengan gula merah.

Mariana juga menyatakan bahwa satu liter beras satu kilo gula merah dicampurkan dalam adonan, kemudian di bungkus pakai daun jagung.

Penulis: Andarias
Editor: Fritz V Wongkar

LEAVE A REPLY