/
Ini Kata Saksi, Pembunuhan Sadis Nenek di Sangalla

Ini Kata Saksi, Pembunuhan Sadis Nenek di Sangalla

0
Kakek DR diduga membunuh nenek YR, di Sangalla Utara, Tana Toraja. Minggu 8 April 2018.

KabarToraja.com — Pembunuhan sadis terhadap nenek YR berusia 80 tahun yang terjadi di Lembang Salu Allo, Kampung Lampio, Sangalla Utara, Tana Toraja pada Minggu pagi, 8 April 2018. Membuat pelaku semakin jelas jika suami korban yang melakukan aksi tersebut.

Penuturan saksi mata dilokasi kejadian, jika korban YR berteriak dan meminta tolong sejak subuh. Sri (18 tahun) saksi yang merupakan tetangga korban menuturkan jika nenek YR berteriak meminta tolong secara berulang dengan menggunakan bahasa Toraja “na Pateiki” (Saya mau di bunuh) secara berulang-ulang. Kaget Sri saksi mata tersebut langsung menuju rumah tersebut dan melihat dari jendela rumah korban ada darah.

“Subuh, nenek berteriak-teriak “Na Pateiki’-na pateiki”. Saya langsung kesebelah, dilantai saya sudah lihat banyak darah, saya lari memanggil warga lainnya. Kami berusaha bersama warga mendobrak pakai linggis tapi tidak berhasil membuka pintu”kata Sri kepada KabarToraja.com

Lanjut Sri mengatakan jika ia meminta ibunya menelepon cucu korban. Tak lama setelah cucunya datang kelokasi untuk membuka pintu dari belakang, ia menyaksikan sang kakek atau suami korban masih memegang parang dan mengancam dirinya untuk bunuh diri. “Pas dibuka pintu belakang oleh cucunya, ada kakek didalam pegang parang, tetangga lain telepon polisi, saya tidak mau mendekat lagi karena saya takut melihat darah”kata Sri.

Ia menyebutkan jika kakek DR (90 tahun) tersebut masih memegang parang saat kepergok berada dikamar korban nenek YR. Dan disitu juga disaksikan polisi yang sudah tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Terpisah dengan salahsatu tetangga korban, yang enggan disebutkan namanya jika sang kakek memang sering melakukan kekerasan. Bahkan kakek yang memiliki lima cucu ini hanya da satu yang masih tingga bersama kakek DR dan nenek YR.

“Saya sempat sampaikan ke cucunya kalau kedua orang tua tersebut DR dan YR dipisahakn, karena sering bertengkar dan kakek kerap terlihat memukuli nenek YR. Tidak hanya itu bahkan cucunya pun sering juga dipukuli”kata tetangga korban yang ditemui di RS Lakipadada, Tana Toraja saat dilakukan visum korban nenek YR.

Hingga berita ini diturunkan pihak Polsek sangalla dibackup langsung oleh pihak Polres Tana Toraja untuk pengembangan kasus pembunuhan nenek tua di sangalla Utara. Untuk diketahui jika korban tewas dengan luka empat bacokan di kepala dan beberapa sayatan parang di pipi dan telinga korban.

Penulis: Andarias
Editor: Fritz Wongkar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY