KabarToraja.com— Ikatan pemuda pelajar Simbuang Mappak (IPPEMSI) Makassar menggelar kegiatan seminar kebangsaan dalam rangka menyambut dies natalies XIX IPPEMSI, Sabtu 6 Oktober 2018.

Seminar kebangsaan tersebut juga dibuka oleh asisten II Pemprov Sulsel yang mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Kegiatan ini dihadiri oleh wakil ketua HIPMI Sulsel, Arianto Burhan Makka dan perwakilan dari Dispora Makassar yang juga sebagai pemateri.

Seminar yang digelar IPPEMSI bertajuk “Pemuda dan Tantangan Kebangsaan”, dialog ini dihadiri dari berbagai elemen organisasi kemahasiswaan yang ada di Makassar.

Wakil Ketua HIPMI Sulsel, Arianto mengatakan jika saat ini pemuda mulai instan setelah lulus kuliah bakal lanjut dan berkeinginan besar untuk menjadi seorang pegawai negeri, padahal peluang menjadi pengusaha itu lebih besar.

“Pemuda jangan selalu bercita-cita menjadi PNS, sebab percepatan pembangunan akan terasa lebih cepat dengan adanya banyak pengusaha. Pemuda harus berani menjadi pencipta lapangan kerja dengan masuk ke dunia usaha”,ucap Arianto.

Sementara itu pemateri dari Dispora sangat mengapresiasi besar terhadap kegiatan seminar tersebut. Ia mengayakan jika pemuda adalah aset bangsa yang tidak boleh asing dengan dinamika bangsanya.
“Dispora akan senantiasa menjalin kerjasama dalam kegiatan-kegiatan penyadaran dan pengembangan kepemudaan di Sulawesi Selatan” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IPPEMSI Agustinus Risal dalam kegiatan tersebut mengatakan, IPPEMSI Makassar terus membuka mata, melihat persoalan-persoalan kebangsaan saat ini.

“IPPEMSI tidak hanya bicara persoalan Simbuang Mappak tetapi juga berbicara persoalan kebangsaan. Semoga lewat kegiatan ini, akan melahirkan pemuda-pemuda terbaik kedepannya”pungkasnya.

LEAVE A REPLY