Kasi intel Kejaksaan Negeri Makale, Amri Kurniawan

KabarToraja.com — Proyek penataan kolam Makale muali menjadi bidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makale. Pasalnya anggaran penataan kolam tersebut menelan APBD 2017 hingga Rp2.206.555.000.

Kejaksaan Negeri Makale melalui Kasi intel Kejaksaan, Amri Kurniawan berjanji akan awasi ketat proyek penataan Kolam Makale yang sampai saat ini belum juga tuntas pengerjaannya. Hal tersebut dikatakan Amri saat ditemui diruang kerjanya, Jumat 13 April 2018.

Amri juga menyatakan bahwa saat ini pihak Kejari Makale masih menunggu hasil dari Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jika memang ditemukan adanya temuan baru dan bisa tindak lanjuti.

“Saat ini kami kami dari pihak ranah hukum masih menunggung hasil dari inspektorat jika ada temuan seperi Mark Up maka kami baru bisa masuk”kata Amri.

Lanjut Amri menegaskan jika dalam waktu dekat pihaknya akan konfirmasi kepada Inspektorat untuk mencek bagaimana hasil audit mereka akan adanya temuan atau bagimana perkembangan selanjutya.

“Kami tunggu perkembangannya dan saya juga akan cek soal keterlambatanya apakah mereka bayar denda atau bagaimana, soalnya penataan kolam Makale itu harus rampung di tahun 2017. Namun sampai sekarang belum selesai. Soal putus kontrak tentang keterlambatan pekerjaan itu bukan hak saya bicara, didalam situ itu ranahnya PPK”tambahnya.

Untuk diketahui jika batas waktu 50 hari kalender pengerjaan Kolam Makale sudah lewat, namun saat ini juga belum terlihat adanya penataan Kolam tersebut telah diselesaikan. Bahkan masih terlihat rumput dan bebatuan kering di kolam tersebut serta belum layaknya seperti Kolam yang sebelumnya.

Proyek pemenang tender penataan kolam tersebut di menangkan oleh CV Agri Forest, namun kini belum juga rampung dan menghabiskan anggaran Rp 2 Milliar lebih.

Penulis: Andarias
Editor: Fritz V Wongkar

LEAVE A REPLY