Pesta Kembang Api, Penutupan Lovely December 2017 di lapangan Bakti Toraja Utara.

KabarToraja.com — Akhir dari seluruh kegiatan Lovely December 2017 berakhir malam ini, Sabtu 30 Desember 2017 di Lapangan Bakti, Rantepao, Toraja Utara. Ajang even tahunan ini dibuka pada 9 Desember 2017 lalu. Dimana seluruh rangkaian kegiatan Lovely December telah digelar dan sukses memboyong dua rekor MURI sekaligus.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan malam ini secara langsung akan menutup seluruh rangkaian kegiatan Lovely December 2017. Dimana ajang ini merupakan kegiatan yang cukup banyak menyita perhatian nasional dan dunia. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo pun juga secara khusus hadir beberapa waktu lalu dengan mengagendakan dua hari di “Bumi Pongktiku”.

Dikabarkan jika selama 40 menit lamanya kembang api besar akan di luncurkan diatas Bukit Singki’, dimana bukit yang memiliki salib raksasa ini akan menghiasi malam penutupan Lovely December yang bisa dilihat secara jelas dari lapangan Bakti Rantepao.

Tahun ini Pemerintah Toraja Utara menggelontorkan 2 Milliar lebih untuk memerihkan kegiatan even berskala internasional ini di Toraja. Sebanyak 13 pertunjukan yang disuguhkan pihak Pemkab Torut yakni, Festival Kuliner Tradisional, Show dan Tandem Paralayang, Festival Sendratati Cerita Rakyat, Pameran Ekonomi Kreatif, Lomba Paduan Suara Lagu Natal, Festival Kopi, Perayaan Natal Oikumene, Festival Pohon Natal dan Lampu Hias, Karnaval Budaya, Festival dan Kontes Kerbau, Festival Seni dan Budaya, Toraja Utara Scenic Run.

Untuk diketahui jika dalam even ini ada dua kegiatan yang mendapatkan rekor MURI, pertama memiliki replika pohon Natal raksasa setinggi 45 meter dari bahan bambu. Selain itu Festival kopi, dimana ajang ini juga mendapat rekor minum kopi terbanyak dengan 2500 peserta peminum kopi di lapangan Bakti.

Dalam kegiatan lovely December 2017 ini juga mendapat apresiasi dari daerah lain di Indonesia. Salahsatunya Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambire yang mengapresiasi kegiatan besar di Toraj Utara.

Gubernur Kaltara tersebut mengatakan jika kegiatan besar ini menonjolkan seni dan budaya yang sangat bagus, hadirnya kontes tedong bonga dan karnaval budaya membuat dirinya bangga berada di Toraja.

Selain itu Gubernur Provinsi termuda di Indonesia itu menjelaskan jika disana warga Toraja juga banyak di wilayahnya. Dan Kaltara didominasi oleh warga Sulsel di provinsi yang dipimpinnya.

“Dari 750 ribu lebih penduduk Kaltara, saat ini sekitar 32 persen dari Sulsel atau 250.000 lebih. Paling banyak dari Enrekang, Pinrang dan Makassar,”kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambire.

Sedangkan untuk masyarakat Toraja dia memperkirakan berjumlah sekitar 20.000 orang.

Toraja Utara menyisahkan rangkaian kegiatan dengan penuh makna dan sukses menggelar seluruh rangkaian acara muali dari 9 Desemeber hingga 30 Desember 2017. Sekalipun pihaknya tidak dapat menghadirkan Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri kabinet Jokowi-JK di Toraja tahun ini. Untuk itu malam ini pihak Pemkab menutup dengan pesta kembang api sebgai wujud syukur atas usainya rangkaian acara Lovely December 2017.

LEAVE A REPLY