Theofilus Allo Rerung

KabarToraja.com — Mantan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengkritisi soal libur Aparatus Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja. Ia menyayangkan jika libur hingga 7 Januari 2019 untuk ASN Tana Toraja sangatlah merugikan masyakarat.

“Saya kira ini menjadi isu sentral Nasional, karena kebijakan ini sangat merugikan masyarakat, dan ASN Libur itu diatur secara Nasional dan libur bersama diatur persetujuan bersama tiga menteri”kata Theofilus Allorerung kepada KabarMakassar.com, Rabu (2/1).

Kritikan Theofilus merupakan hal yang dianggap merugikan masyarakat saat mengurus persuratan dibeberapa instansi yang berurusan langsung dengan masyarakat.

Untuk diketahui jika Pemerintah Kabupaten Tana Toraja meliburkan pegawai atau ASN selama 4 hari terhitung tanggal libur yang diberikan pada 2 hingga 5 Januari 2019. Sehingga hari Senin tanggal 7 Januari 2019 ASN masuk kembali kerja seperti biasa.

Sementara itu libur yang dikeluarkan Pemkab Tana Toraja tersebut  tidak berlaku untuk ASN yang bekerja di rumah sakit, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran.

Saat dikonfirmasi soal libur ASN di Tana Toraja, dua pejabat terkait dilingkup Pemkab Tana Toraja yakni Kepala BKPSDM Tana Toraja, Joni Tonglo dan Sekda Tana Toraja, Samuel Tande Bura, nomor selularnya tidak aktif.

Untuk diketahui jika keputusan Bersama tiga menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2019 telah diteken pada 2 November 2018. Keputusan tersebut menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2019 akan berlangsung selama 20 hari.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Syafruddin bersepakat meneken keputusan itu setelah melakukan pembahasan di bawah koordinasi Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Berdasar Keputusan Bersama tiga menteri tersebut, pelaksanaan cuti bersama akan mengurangi hak cuti tahunan pegawai/karyawan/pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku pada setiap unit kerja/satuan organisasi/lembaga/perusahaan.

“Pelaksanaan cuti bersama bagi PNS dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan Cuti bersama bagi Lembaga/instansi swasta diatur oleh pimpinan masing-masing,” demikian ketentuan dalam Keputusan Bersama tiga menteri tersebut.

Sementara libur Natal dan Tahun Baru, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menegaskan pegawai negeri sipil (PNS) hanya akan libur pada 24-25 Desember 2018 dan 1 Januari 2019.

Penetapan libur Natal dan Tahun Baru ini sesuai dengan yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Dan untuk sanksi dan ketentuannya dilihat berdasarkan PP [Peraturan Pemerintah] Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Di situ ada kriteria mana pelanggaran ringan, sedang, dan berat.

Editor : Fritz Wongkar

LEAVE A REPLY