Seorang anak sedang mengembalai kerbau dihalaman sekolah SMP Saluputti (Foto: KabarToraja.com)

KabarToraja —  Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Saluputti, kecamatan Saluputti Tana Toraja dijadikan tempat pengembala kerbau atau tempat pelesan ternak kerbau oleh masyarakat. Menurut pantauan tim Kabar Toraja pada Senin 2 Juli 2018 menjelaskan bahwa di halaman SMP Negeri 1 Saluputti ada satu ekor kerbau jantan yang sementara digembalai oleh seorang anak muda dan kerbau tersebut terlihat makan rumput yang tumbuh subur di halaman sekolah tersebut.

Eli (45 tahun) Salahsatu warga masyarakat yang berada disekitaran lokasi tersebut menyatakan bahwa hal ini sudah dari dulu terjadi tetapi, namun hal tersebut hanya menjadi hal biasa yang terjadi ketika rumput halaman sekolah diisi hewan ternak. Akibatnya kotoran kerbau tersebut kerap terlihat dan bau busuk menyengat sekitaran sekolah tersebut.

Pihak sekolah tersebut pun tidak memperhatikan hal tersebut. Bahkan adanya hewan ternak tersebut dijadikan hal yang biasa memakan rumput sekolah.

“Dari dulu pi itu pak kerbau masuk di sekolah dan harapan kami selaku masyarakat setempat agar pemilik kerbau mengerti jika sekolah bukan tempat hewan ternak untuk mencari makan. Selain itu pihak sekolah pun juga bisa menjaga kebersihan sekolah serta kotoran kerbau yang menyengat itu bisa merusak kesehatan anak-anak sekolah”kata Eli kepada KabarToraja.com.

Eli menambahkan jika peran pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan tana Toraja lebih tegas kepada pihak sekolah untuk meminta agar sekolah dijadikan tempat proses belajar mengajar dan tidak dijadikan tempat hewan ternak untuk berada membuang kotoran dan memakan rumput halaman sekolah

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja Anton Toding yang sudah dihubungi beberapa kali melalui telefon selularnya tidak di respon terkait hal tersebut.  Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada konfirmasi dari dinas yang terkait .

Penulis: Andarias
Editor: Laurensia Maggie Picarima

LEAVE A REPLY