Foto: Diskominfo Toraja Utara

KabarToraja.com — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk ketiga kalinya mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil laporan pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun anggaran 2017 pada pemerintah kabupaten di wilayah Sulsel. Senin 4 Juni 2018.

“Ini adalah perjuangan keras seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Toraja Utara, Akhirnya kita bisa meraih ketiga kalinya”kata Bupati Toraja Utara, Kaltiku Paembonan saat dikonfirmasi via telepon selularnya.

Lanjut Kalatiku jika apa yang kami dapatkan ini berkat usaha dan perjuangan keras. Ia mengatakan jika sebelumnya banyak yang pesimis akan predikat WTP ini, namun itu semua terbantahkan. “Banyak yang tidak yakin kita bisa raih. Dan ini terbukti kami hadir dan mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian”kata Kalatiku Paembonan.

Untuk diketahui jika predikat WTP, Pemkab Toraja Utara diberikan di kantor BPK RI Perwakilan Sulsel di jalan AP Pettaranai Makassar. Senin 4 Juni 2018.

Untuk pertama kali Toraja Utara meraih WTP pada Juni 2016 atas WTP hasil pemeriksaan atas LKPD Tahun Anggaran 2015. Kedua Pemkab Toraja Utara pada tahun 2017 lalu pada Jumat 9 Juni 2017 mendapatakan predikat WTP.

Kalatiku juga mengatakan jika untuk mempertahankan WTP, Pemkab Toraja Utara menjaga empat kriteria, yakni, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas Sistem Pengendalian Interen (SPI).

Opini WTP adalah opini audit yang akan diterbitkan jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Jika laporan keuangan diberikan opini jenis ini, artinya auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, perusahaan atau pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan.

Editor: Fritz V Wongkar

 

LEAVE A REPLY