Wakil Bupati Tana Toraja, Victro Datuan Batara [Doc: Pribadi]

KabarToraja.com — Wakil Bupati (Wabup) Tana Toraja, Victor Datuan Batara kembali merasa kecewa dengan lambatnya tindakan Kepolisian Resort (Polres) Tana Toraja yang dinilai lamban menangani kasus dugaan pencemaran nama baik yang alaminya akibat tulisan Djuli Mambaya di media sosial Facebook yang menuduh mantan Kapolres Tana Toraja tersebut sebagai bandar narkoba.

Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara kemudian mendesak Polres Tator untuk segera melimpahkan kasus Djuli Mambaya (DJM) yang merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Djuli Mambaya ke Kejaksaan Negeri Makale guna adanya penyidikan lebih lanjut dari kasus yang telah berjalan selama satu tahun ini.

“Saya pertayakan kenapa Polres Tana Toraja lambat sekali menangani pemeriksaannya Djuli Mambaya, kenapa sampai sekarang belum dilimpahkan laporan saya yang sudah satu tahun lebih,” jelas Victor kepada Redaksi KabarToraja.com melalui telepon pada Selasa, 12 Juni 2018.

Diketahui pada Kamis 26 April 2018 ratusan massa telah mendatangi Mapolres Tana Toraja untuk segera menangkap dan mengadili DJM yang mencemarkan nama baik Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua itu kemudian dijerat dengan UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) setelah memposting tulisan berisi tuduhan bahwa Wabup Tana Toraja, Victor Datuan Batara adalah pengedar narkoba.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang itu juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Direskrim Khusus Polda Papua, terkait korupsi pembangunan terminal tipe B di Kabupaten Nabire belum lama ini.

Penulis: Andarias
Editor: Muh Fajar Nur

LEAVE A REPLY