Yosia Rinto Kadang bersama anak panti asuhan Tangmentoe tagari, Rantepao, Toraja Utara.

KabarToraja.com — Ketua Karang Taruna Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang memberikan bantuan sembako kepada anak-anaka pantia asuhan Kristen Tangmentoe, Tagari, Toraja Utara. Senin 16 April 2018. Ketua Karang Taruna yang juga Wakil Bupati Toraja Utara ini memberikan bantuan berupa sembako yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Toraja Utara.

Yosia RK hadir bersama Kepala bidang Pemberdayaan Sosial, Ludia Tangngalayuk yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Tagari, Samuel Tana Dembong.

Untuk diketahui jika jumlah anak panti yang ada di Tangmentoe berjulah 33 orang.

Ketua Yayasan Panti Asuhan, Samuel Tana Dembong dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Yosia Rinto Kadang atas bantuan yang diberikan keada anaka-anak panti.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan kali ini, dan sangat berarti bahwa ada perhatian dari pemerintah dan Karang Taruna Kabupaten Toraja Utara”kata Samuel.

Samuel mengatakan jika panti asuhan ini seiring perjalanannya berjuang dengan bantuan dari masyarakat yang peduli, dimana dikatakan Samuel jika untuk biaya pengeluaran perbulan untuk semua anak panti menghabiskan anggaran sekitar Rp23 juta.

“Anak-anak semuanya sekolah, selain itu kami memberikan keterampilan. untuk saat ini kami memberikan keterampilan menjahit, kendalanya adalah masih mencari pelatih, bahkan kami dipanti ini menghabiskan Rp23 juta setiap bulannya untuk kelangsungan hidup anak-anak kami disini. Selain itu, keterampilan bermain musik khusus rohani, di bidang Pendidikan, kami menyekolahkan sampai batas SLTA”kata Samuel ketua yayasan panti asuhan Tangmentoe.

Sementara itu Yosia Rinto Kadang selaku ketua Karang Taruna Toraja Utara mengungkapkan jika pemberian sembako kepada anak-anak panti sebagai rasa peduli kami kepada anak panti. “Ini adalah bentuk rasa kepedulian kami. Kita tetap berusaha dan sangat peduli akan generasi muda. Keterampilan dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak disini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kami”ujar Yosia.

Ia juga menambahkan agar anak-anak panti tetap semngat dan menjadi mender atau malu dan meraih cita-cita. “Untuk adik-adik tetap semangat, rajin belajar dan selalu patuh terhadap pembimbing disini, agar masa depan adik-adik kedepannya akan lebih baik lagi. Jangan pernah merasa malu ataupun minder, Kalian masih ada kami disini, dan jangan malu untuk datang jalan-jalan ke Rumah Jabatan saya”tutup Yosia Rinto Kadang.

Editor: Fritz V Wongkar

LEAVE A REPLY