KabarToraja.com — Harga lombok di Tana Toraja mulai meningkat naik seiring tidak menentunya cuaca yang mempengaruhi para petani lombok pada Sabtu, 31 Maret 2018.

Harga lombok meningkat tajam dimana dulunya lombok dapat dibeli seharga Rp 15.000 per liter berubah menjadi Rp 45.000 per liter.

Salah Satu pedagang yang ditemui oleh Redaksi KabarToraja.com di Pasar Makale, Nelsia Menyatakan bahwa pada bulan januari Harga Lombok Hanya 15 Ribu kemudian Pada Bulan Februari Harga lombok tiba-tiba Naik jadi 35 dan pada bulun maret Harga lombok Tamba Naik menjadi 45 Ribu Rupiah Per liter.

“Yang dulunya kami mendapat banyak keuntungan Tapi sekarang kurang akibat kenaikan harga ini,” jelas Perempuan berusia 45 tahun itu.

Nelsia menjelaskan akibat naiknya harga lombok di Tana Toraja disebabkan musim hujan yang mengganggu siklus panen lombok.

Akibat dari kenaikan Lombok menyebabkan para penjual tidak dapat memperoleh keuntungan sebagaimana biasanya dan membuat para pembeli kewalahan untuk membeli lombok sebagai bahan masakan.

“Harapan kami kepada pemerintah agar membantu menurunkan harga lombok,” tambah Nelsia

Diwawancarai terpisah, salah satu pembeli yang ditemui di Pasar Makale, Resti menyatakan harapannya agar pemerintah dapat melihat masyarakat yang tergantung pada produksi dan harga lombok yang stabil sehingga dapat segera menurunkan harga lombok di Tana Toraja.

“Bagaimana kasian dengan kami ini para penjual di warung yang bergantung pada lombok,” jelasnya ditengah kesibukkan Pasar Makale.

Penulis: Andarias

Editor: Muh Fajar Nur

LEAVE A REPLY