SDN Kelas Jau Tallepon, Lembang Kandua, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. [Foto: Andarias,]

KabarToraja.com — Sungguh sangat miris melihat sekolah yang ada di Lembang Kandua, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. Dimana sekolah yang berukuran 7x 4 meter tersebut masih beralas tanah, tanpa dinding dan beratap seng. Hal ini membuat anak sekolah di SDN Kelas Jau Tellepon terlihat kesulitan untuk belajar, dikarenakan mereka hanya menggunakan selembar papan terbentang untuk menjadi meja belajar mereka. Bahkan kursi sekolah mereka hanya menggunakan bambu.

Ibu Butung (46 Tahun) warga yang juga kerap membantu mengajar anak sekolah ditemui KabarToraja.com mengatakan jika keseharian, anak sekolah tetap beraktifitas belajar meski tanpa tegel dan diding tembok seperti sekolah lain. Ia juga mengatakan jika tidak nampak ada bantuan dari pemerintah berbuat untuk pembangunan sekolah, sekalipun pembangunan dinding dan juga atap untuk anak-anak di sekolah.

“Disini pak tidak ada bantuan dari Pemerintah tentang bangunan, pada hal kami butuh bangunan untuk atap-atapnya saja pak, ini saja kami bantu dengan swadaya masyarakat saja”ujar Ibu Guru Butung.

Ia menjelaskan jika kondisinya memang sangat memprihatinkan, namun ia bertekad agara anak-anak disekolah tersebut tetap belajar sekalipun dengan seadanya. “Ini juga anak Sekolah, hanya duduk biasanya sebangku berdua, dan itupun pakai bambu”tambahnya.

Lanjut ibu guru Butung jika pemerintah harus melihat kondisi yang terjadi di wilayah kami. Visi Misi dari bapak Bupati dan Wakil Bupati Tator pun menjadi sorotan ibu guru di Sekolah Lembang Kalua tersebut. “Jangan biarkan rakyatku sakit, jangan biarkan masyarakat lapar, jangan biarkan masyarakat bodoh, bagaimana rakyat tidak bodoh, kalau sekolahnya saja tidak mendukung. Jadi mungkin pemerintah bisa membaca ini, nanti dilihat di media”kata Ibu guru Butung kepada KabarToraja.com , Kamis 8 Februari 2018.

Terpisah dengan Daniel, Kepala Lembang Kandua, Kecamatan Bittuang yang mengatakan sudah berkali-kali, memasukkan permohonan ke Dinas Pendidikan, namun tidak ada respon dari pihak dinas tersebut.

“Surat permohonan kami tidak direspon sama dinas, makanya kami berulang kali masukkan, sampai sekarang belum ada respon sama sekali”Ujar Daniel, Kepala Lembang Kandua.

Kepala Lembang Kandua, Daniel bersyukur masih ada sekolah yang ada di Kota yang bisa membantu SDN Kelas Jau Tallepon tersebut. Dimana SDN Tallu Borong di Kecamatan Makale, Tana Toraja memberi bantuan meja dan kursi.

“Justru kami berterima kasih kepada SDN Tallu Borong di Makale, dimana pada tahun 2013 lalu kami disumbangkan meja dan kursi bekas saat itu”kata Daniel.

Ia merincikan jika meja bekas yang diterima dari sekolah yang berada di Kota Makale itu sebanyak 20 buah meja dan 35 kursi.

Jumlah siswa diatas itu pak, dari kelas 1 sampai kelas 4 sekitar 67 siswa”kata Daniel.

Daniel menambahkan jika di SDN Kelas Jauh Tallepong jika sudah masuk 5 SD, SDN Kelas Jauh Tallepong membawa siswa tersebut di Sekolah Induk, dimana skolah yang dimaksud SDN 206 Tallepong (sekolah induk) yang jaraknya cukup jauh dari sekolah SDN Kelas Jau Tallepong. Dimana jarak sekolah tersebut menempuh 8 kilometer untuk ditempuh dari sekolah kelas jauh dengan SDN 206 Tallepong. [Anda/Fritz]

LEAVE A REPLY