TIM SAR [Ilustrasi]

KabarToraja.com — Sudah tiga hari pencarian korban hilang diseret arus Sungai Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten, Tana Toraja belum juga ditemukan. Badan SAR Nasional (Basarnas), BPBD Setempat dikerahkan untuk mencari korban disepanjang sungai tersebut sejak tanggal 30 Desember 2017 saat ini belum membuahkan hasil.

Elizabeth Ningsi (40 Tahun) warga Tapparan dikabarkan hilang saat berada di tepi sungai Tapparan, ia pun diduga terseret arus sungai dikarenakan sendal dan pakaiannya masih ada di tepi sungai Tapparan.

Dengan menggunakan perahu karet, sejumlah tim SAR dan BPBD Toraja menyisir sungai Tapparan. Fokus pencarian korban hilang di sungai ini mengalami kesulitan dikarenakan hujan deras di Tana Toraja. Selain itu pencarian juga masih menunggu satu alat seperti perahu karet untuk mencari korban hilang tersebut.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Alfian Andilolo menjelaskan jika proses pencarian korban disulitkan karena hujan deras melanda Tana Toraja. Sehingga pencarian korban sempat tertunda beberapa waktu.

“Tim SAR harus berhenti jika hujan deras. Selain itu kami juga masih menunggu satu lagi perahu karet dari Basarnas,”kata Alfian Andilolo.

Untuk diketahui korban hilang Elizabeth mengalami gangguan jiwa. Hingga kini korban hilang terebut belum ditemukan sejak tiga hari pencarian di sepanjang sungai Tapparan, Tana Toraja. [FZ]

LEAVE A REPLY