Kapolres Tator, AKBP Julianto Sirait memberikan keterangan pers terkait judi sabung ayam dan tedong silaga di Toraja. [KabarToraja.com]

KabarToraja.com — Kapolres Tator, AKBP Julianto Sirait geram atas pernyataan yang mencatut namanya di media terkait sabung ayam dan tedong silaga dilarang di lakukan di Toraja. Hal tersebut ditanggapi serius dan melakukan klarifikasi langsung oleh Kapolres Tator yang baru menjabat duaa bulan lebih di wilayah hukum Tana Toraja dan Toraja Utara tersebut.

AKBP Julianto Sirait yang juga mantan Bareskrim Mabes Polri bidang tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mengatakan jika dirinya tidak menyebut jika Sabung Ayam dan Tedong Silaga dilarang di Toraja. Justru ia mempermasalahkan judi dari sabung ayam dan tedong silaga tersebut.

“Yang saya larang dan permasalahkan adalah Judi dari sabung ayam dan judi tedong silaga tersebut. Saya juga tahu adat”tegas Kapolres, AKBP Julianto Sirait.

Lebih lajut Kapolres Tator tersebut mengatakan jika dalam pertemuan Pemkab tator dan unsur Muspida tersebut, ia menyampaikan jika tingginya tingkat perjudian sabung ayam dan judi tedong silaga Tator untuk segera ditindak.

“Saya disana hadiri pertemuan di Tammuan Mali’ Makale, disana itu sosialisasi tentang cara pandang bersama dan kolerasi adat dan budaya terhadap judi sabung ayam, judinya yang kita tindak. jangan di plintir-plintir itu stateman saya”tegas AKBP Julianto Sirait saat ditemui KabarToraja.com di Kantor Polres tator, Selasa 16 Januari 2018.

Untuk diketahui jika sebelumnya Pemkab Tator, Kapolres Tator dan unsur Muspida tana Toraja menggelar pertemuan di Tammuan Mali’ terkait maraknya judi sabung ayam dan judi dari tedong silaga. Dimana Kapolres Tator saat itu berbicara dan dengan tegas menindak judi sabung ayam dan judi tedong silagaa pada sosialisasi tentang cara pandang bersama dan kolerasi adat dan budaya. Sabtu, 13 Januari 2018 di Gedung Tammuan Mali’, Makale.

Dimana pada sosialisasi tersebut bertujuan untuk menekan tingginya tingkat judi sabung ayam yang seringkali diadakan oleh sejumlah oknum warga Tana Toraja dan Toraja Utara. [FZ]

LEAVE A REPLY