Menteri Kesehata, Nila F Moeloek memberikan keterangan pers.

Kabartoraja.com — Kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek di Toraja, sulawesi Selatan meninjau rumah sakit yang ada diwilayah Kabupaten Tana Toraja yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada.

Dalam kunjungannya Menkes RI, Nila F Moeloek meminta agar fasilitas yang ada di RSUD Lakipadada harus ditambah, termasuk ruang perawatan untuk pasien. Ia pun menambahakan jika RSUD Lakipadada masih memiliki banyak lahan yang cukup dan sangat memungkinkan untuk penambahan fasilitas ruangan perawatan.

Untuk itu Menkes RI di era Jokowi ini meminta kepada Pemkab Tana Toraja agar matang dalam merencanakan peningkatan penambahan fasilitas bangunan rumah sakit.

“Nanti kita pikirkan, apakah RSUD Lakipadada diperluas atau diperbaharui disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Hitung dulu dengan benar, rencanakan dengan baik, kita perhitungkan anggarannya. Jika memang anggaran ada, Alhamdulillah, kalau tidak ada ya gigit jari,”ujar Menkes RI, Nila F Moeloek. Kamis 21 September 2017.

Tidak hanya itu Nila F Moeloek juga mengatakan jika RSUD Lakipadada memiliki sumber daya manusia (SDM) cukup banyak ditunjang dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Sebagai rumah sakit rujukan beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, pasien yang dirawat inap di RSUD Lakipadada sangat banyak. Sehingga perlu dipikirkan untuk penambahan fasilitas ruangan perawatan pasien.

Sementara itu di RSUD Lakipadada Tana Toraja memiliki fasilitas 220 tempat tidur dari delapan ruangan dan 1 ruang ICU. RSUD tersebut juga merupakan rumah sakit rujukan empat kabupaten dari dua provinsi, yakni Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, dan di provinsi Sulawesi Barat yakni Kabupaten Mamasa.

Dalam kunjugannya tersebut, Prof Dr, dr Nila meninjau ruang Unit Gawat Darurat (UGD), serta kesiapan dukungan UGD dalam public serfety center (PSC) 119. Dikunjunghannya ia pun didampingi oleh Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, Kepala RSUD Lakipadada, dr Safary, dan Mantan Rektor Unhas Prof Idrus Paturusi.

LEAVE A REPLY