Pantollo Pamarrasan [Foto:Int]

KabarToraja.com — Kuliner khas toraja sangat banyak menyajikan makanan-makanan yang menjadi favorit bahkan sangat diminati bukan hanya pada saat ada acara pesta rambu solok maupun acara rambu tuka’ dan lain sebagainya. Tetapi makanan khas Pantollo Pamarrasan atau orang toraja sering menyebutnya tollo pamarasan juga bisa disajikan saat berkumpul bersama keluarga.

Menu khas Toraja ini memang cara masaknya agak rumit. Dimana Pattollo (Masakan), Pamarrasan diolah menggunakan bumbu utama berupa pamarrasan atau bumbu kluwak hitam atau dikenal juga dengan nama rawon.

Kalau orang Toraja menyebutnya Pangi, dimana jenis sayuran berwarna hitam ini menjadi salahsatu ciri khas masakan orang-orang Toraja. Biasanya pantollo pamarrasan ini dibuat dengan campuran daging-dagingan. Namun tidak hanya yang khas dengan daging babi. Masyarakat Toraja juga biasanya memasak pamarrasan dengan Ikan, belut, atau bahkan daging kerbau.

Tambahan bumbu atau lombok katokkon menambah kekhasan masakan toraja. Hal ini menjadi mudah jika dimasak dengan bumbu lengkap dengan pangi, atau pamarrasan sehingga campuran bumbu yang meresap menjadi ciri khas Pantollo Pamarrasan.

Tak heran jika beberapa rumah makan di Toraja dan Toraja Utara tak lengkap jika dan menghidangkan menu Pantollo Pamarrasan. Baik itu campuran ikan, dagin maupun belut. Namun umumnya kini warga toraja sering mencampurnya dengan ikan kakap atau orang toraja menyebutnya bale karappe.

LEAVE A REPLY