Replika Pohon Natal Bambu di Toraja raih Rekor MURI. [Humas]

KabarToraja.com — Rekor dipecahkan diajang Lovely Toraja 2017, dimana replika pohon natal dari bambu setinggi 45 meter resmi membukukan pohon natal tertinggi di seluruh di Indonesia maupun dunia.

Pohon natal yang masuk dalam rekor MURI ini menjulang setinggi 45 meter. Dimana 787 batang bambu digunakan untuk bisa mendirikan pohon natal tersebut. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, M Tamsil saat ditemui di diaajang Lovely December 2017.

M Tamsil mengatakan jika 787 batang bambu tersebut disuplai dari setiap kecamatan yang ada di Tana Toraja. Tinggi pohon Natal tersebut mencapai 45 meter. Dihiasi 54 ribu lampu warna warni. Untuk merangkai bambu-bambu tersebut menjadi pohon Natal yang tinggi, digunakan 20.100 meter tali nylon dan 800 meter kawat baja.

Rekor MURI diserahkan Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai pegagas Lovely Desember, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Tamzil sebagai pelaksana dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan sebagai penyelenggara.

“Izinkan kami mencatatkan dalam MURI sebagai pohon Natal dari bambu tertinggi di Indonesia, bahkan dunia. Semoga pohon ini menjadi representasi menerangi hati masyarakat Toraja,” kata Yusuf.

Pohon ini memecahkan rekor pohon Natal sebelumnya yang berada di Central Park Jakarta dengan ketinggian 30,3 meter.

Gubernur SYL mengatakan, rekor ini merupakan bukti kreasi masyarakat untuk mempersembahkan sesuatu yang unik dan menarik, patut diapresiasi.

“Ini posisi tertinggi di Indonesia. Bukti kreasi yang lebih baik dan mau berprestasi. Ini harus kita support,” ujarnya.

Saat siang hari, pohon ini tidak begitu mencolok. Namun di malam hari tampak begitu indah dan megah. Saat lampu-lampu yang ada pohon tersebut dinyalakan, warga berbondong-bondong mengabadikan gambar baik berselfie ria, wefie atau groupie di depan pohon. [Rls]

LEAVE A REPLY