Air Terjun Ratte Sarambu [Dok: Kabartoraja.com]

KabarToraja.com — Obyek wisata di Tana Toraja cukup banyak memanjakan para wisatawan asing dan domestik yang hendak berkunjung di “Bumi Lakipadada”, selain Buntu Burake (Patung Yesus Memberkati), Ollon dan juga Londa. Ternyata masih ada destinasi wisata baru yang berada di Lembang (Desa) Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja yakni Air Terjun Sarambu.

Destinasi wisata baru tersebut tergolong unik, pasalnya air terjun tiga susun ini sangat mempesona. Namun jauh dari harapan ketika memasuki obyek wisata tersebut, dimana tidak adanya penjaga atau pengawasan di obyek wisata tersebut. Selain itu dari pantauan KabarToraja.com dilokasi tersebut adanya sebuah kotak atau biaya masuk dengan memberikan tarif senilai Ro.10.000.

Meski demikian obyek wisata yang terkenal sejuk dan alami ini, tidak nampak perhatian khusus dari Pemerintah Tana Toraja dalam hal ini pengelolaan dari destinasi Wisata baru Tana Toraja. Padahal pada September 2017. Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja Ibu Rospita Napa Biringkanae, didampingi Kasi Promosi, Kasi Pengembangan Destinasi serta Camat Bittuang berkunjung ke objek wisata air terjun Sarambu Ratte.

Air Terjun Ratte Sarambu layaknya obyek wisata yang tersebunyi. Pasalnya untuk rute untuk menuju wisata air terjun tersebut dibutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih dengan jarak tempuh kurang lebih 37 Kilometer dari Kota Makale, dan melewati jalan poros Makale – Bituang – Balla, akese kendaraan motor dan mobil bisa dilalui.

Namun untuk terkhusus mencapai di lokasi air terjun Sarambu Ratte, karena lokasinya terletak di lereng gunung, harus melewati jalan tanah yang sedikit curam kurang bahakan masuk kedalam harus menempuh jalan lagi sekira 2 kilometer dan hanya menggukan kendaraan roda dua atau jalan kaki.

Salahsatu pengunjung yang ditemui di lokasi Obyek Wisata Air Terjun Sarambu Ratte, Aderika (18 tahun) mengatakan jika lokasi ini alami dan sangat menarik, namun dirinya melihat tidak adanya orang (pengawas) di tempat tersebut.

“Sepi, tidak orang yang jaga ini. Bagus tapi bayarki masuk Rp10 ribu didepan diisi dalam kotak”kata Aderika yang datang dari Kota Makale, saat ditemui KabarToraja.com dilokasi. Rabu 17 Januari 2018.

Aderika pun berharap adanya pengawasan atau penjaga diareal obyek wisata tersebut, agar pengunjung lebih nyaman dan terawasi saat melakukan aktifitas wisata air terjun yang jauh dari permukiman warga tersebut.

Destinasi wisata baru ini memiliki dua gazebo untuk digunakan untuk bersantai ria sambil menikmati pemandangan dan iari terjun. Dikabarkan jika kerap dimanfaatkan warga sekitar dan pengunjung untuk mandi dibawah air terjun dan juga berswafoto. Selain itu weekend atau hari sabtu dan Minggu, Ratte Sarambu ini tak luput dari banyaknya pengunjung dari luar Bittuang datang menyaksikan keindahan air terjun yang ditingginya mencapai 1600 meter dari permukaan laut.

Pantau KabarToraja.com selain penjagaan atau pengawasan diobyek wisata tersebut, akses jalan pun perlu dibenahi dan hal tersebut juga dinilai menunjang dari banyaknya pengunjung yang datang ke Bittuang terkhusus di air terjun Ratte Sarambu. [FZ]

LEAVE A REPLY