Peresmian Rumah Sakit Sinar Kasih [Foto: Fritz Wongkar]

KabarToraja.com — Rumah Sakit Sinar Kasih akhirnya resmi beroperasi setelah dilakukan penekanan tombol oleh Pembina yayasan Sinar Kasih, Dr Zadrak Tombe, Ketua Himpaudi, Nurlia Datuan Batara dan Ketua Yayasan Sinar Kasih, Erni Yetti. Sabtu 27 Januari 2018.

Rumah Sakit yang bakal dibangun 5 lantai kini sudah mulai beroperasi dengan menyediakan 30 ruang inap dari 100 bed yang direncanakan. Dengan memiliki fasilitas ruang Instalasi Gawad Darurat (IGD), mobil ambulance, dan ruangan pemulasaran jenazah hingga ruang laboratorium.

Direktur Rumah Sakit Sinar Kasih, Edwin Sallipadang mengatakan jika dirinya bersyukur karena pembangunan Rumah sakit ini berjalan tanpa ada hambatan dan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.

“Kita bersyukur hari ini sudah bisa mengoperasikan rumah sakit tanpa ada hambatan, mulai dari perizinan hingga bantuan bapak bupati sehingga kita bisa resmikan pada hari ini”kata Edwin Sallipadang, Sabtu 27 Januari 2018.

Edwin menambahkan jika berterima kasih akan peran Pemkab Tana Toraja juga untuk mendorong hadirnya rumah sakit yang terletak di jalan Pongtiku, Pantan Makale, Tana Toraja. Selain itu Edwin menjelaskan jika rumah sakit ini tergolong dalam tarif murah dan biaya perawatan yang terjangkau bagi masyarakat. “Rumah sakit kita ini murah, karena biaya perawatannya terjangkau untuk masyarakat yang dirawat”tambahnya.

Sementara itu Pembina Yayasan Sinar Kasih, Zadrak Tombe mengatakan jika anggaran dari pembangunan rumah sakit ini juga mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, namun Dr Zadrak enggan menyebutkan nilainya.

“Yang jelas hari ini kita sudah buka pelayanannya dan seusai motto kami di rumah sakit ini melayanai dengan hati, karena kita mengedepankan kebutuhan dan pelayanan masyarakat”ujar Dr Zadrak.

Lebih lanjut Dr Zadrak menambahkan jika dalam waktu dekat kerjasama dengan BPJS dengan RS Sinar Kasih bisa terealisasi, agar pasien yang memiliki BPJS bisa terlayani dengan baik. “Kami sudah komitmen dengan BPJS untuk melakukan kerjasama, agar masyarakat yang datang dengan kartu BPJS bisa terlayani dengan baik.

Rumah Sakit yang telah mengantongi izin dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Toraja ini berencana akan membangun 5 lantai, 66 kamar atau ruangan dan 127 tempat tidur (bed). Mantan Kadis Kesehatan Tana Toraja ini juga menambahkan jika selain izin Lingkungan hidup, rumah sakit tersebut juga mendapatkan izin dari dinas Kesehatan dan juga dinas perdagangan Tator sehingga rumah sakit ini resmi beroperasi. [Fz]

LEAVE A REPLY