Direktur Operasional PT. KGI, Hendra Nick Arthur didampingi Pemimpin Perusahaan KabarTimur.com, Budiman dan Business Manager KabarToraja.com, Fritz Wongkar saat mengunjungi pasien tidak mampu dari Makale, Margaretha Seba (90) di RSUD Lakipadada, Tana Toraja Senin, 2 Oktober 2017.

Kabartoraja.com — Kabupaten Tana Toraja akan menjadi percontohan program peduli kemanusiaan yang saat ini tengah di kembangkan manajemen PT. Kabar Grup Indonesia (KGI) melalui sindikasi kantor berita lokal www.kabartimur.com dan kabartoraja.com.

Hal ini disampaikan Direktur Operasional PT. KGI, Hendra Nick Arthur didampingi Pemimpin Perusahaan KabarTimur.com, Budiman dan Business Manager KabarToraja.com, Fritz Wongkar saat mengunjungi pasien tidak mampu dari Makale, Margaretha Seba (90) di RSUD Lakipadada, Tana Toraja Senin, 2 Oktober 2017.

Wanita asal Kecamatan Balepe, Lembang Menduruk, Kabupaten Tana Toraja ini telah bertahun-tahun terbaring sakit akibat penyakit Kista Ovarium yang dialami. “Redaksi jaringan Kabar Grup di Toraja telah menemukan kasus yang dialami Margareta Seba ini. Lemahnya jangkauan Pemda setempat yang mendorong manajemen KGI membuat program kemanusiaan,” ujar Hendra saat melakukan kunjungan kerja di Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Program kemanusiaan ini, lanjutnya akan dilaksanakan manajemen KGI bersama beberapa sindikasi Kabar Network di beberapa wilayah timur Indonesia ini yang dimulai dari daerah pegununungan di Sulsel.

“Program ini akan membantu pemerintah daerah dan mengajak partisipasi masyarakat agar bisa lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar mereka,” ujar mantan Koresponden LKBN Antara Biro Makassar ini.

Sementara itu, Pemimpin Perusahaan KabarTimur.com Budiman menyebutkan ada dua kasus warga Makale yang ditemukan tak mampu membayar biaya rumah sakit. “Selain nenek pengidap tumor ganas. Kami juga menemukan bocah Andreas Mangallo yang telah la mengidap lumpuh layu,” ujarnya.

Mantan jurnalis harian lokal Makassar ini mengaku rating pembaca KabarTimur.com terus naik sejak tim redaksi konsen mengangkat topik terkait keterbatasan warga Tana Toraja yang sulit mengakses sarana kesehatan gratis.

“Menariknya, kasus yang diangkat kawan-kawan redaksi langsung di respon Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae setelah warga Toraja membicarakan permasalahan ini di sosial media. Meski sebelumnya aparat tingkat kecamatan sempat protes dan membantah jika ada warganya yang tidak tercover program kesehatan gratis,” ujarnya.

Setelah tim redaksi mampu menyajikan fakta lapangan dan menggambarkan kondisi warga yanh sulit peroleh kesehatan gratis. Akhirnya satuan perangkat daerah lingkup Tana Toraja, melalui arahan Bupati langsung melakukan penanganan terhadap nenek Margaretha dan bocah bernama Andreas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja bersama perangkat organisasi daerah lainnya langsung membawa kedua pasien tak mampu itu ke RSUD Lakipadada Makale.

Penulis : Andreas

LEAVE A REPLY