Djuli Mambaya saat diperiksa penyidik Polres Tana Toraja, di Mapolres Tana Toraja pada Februari 2018 lalu.

KabarToraja.com — Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara merasa kecewa dengan tindakan Polres Tana Toraja yang dinilai lamban menanngani kasus pencemaran nama baiknya yang dilakukan Djuli Mambaya.

Sebelumnya Polres Tana Toraja telah menetapkan Djuli Mambaya sebagai tersangka, dimana kasus ini sudah bergulir sejak Februari 2017 tahun lalu. Namun hingga saat ini tersangka DJM belum juga ditahan meski telah diperiksa beberapa waktu lalu di Polres Tana Toraja.

“Saya kira bola jangan mati di tangan Polres, yang periksa Polres.., yang jadikan Tersangak (TSK) Polres, kok tiba-tiba Polres tidak mengirim berkasnya Ke kejaksaan….ada apa..? Apa betul krn ada permintaan dari Bareskrim..?”tulis Victor Datuan Batara kepada KabarToraja.com pada Kamis 26 April 2018.

Victor Datuan Batara mengatakan jika ia meminta Polres Tator untuk segera mengirim berkas kasus DJM ke ke Kejaksaan. Hal tersebut dinyatakan untuk menepis adanya issu negatif yang kini mulai berkembang, apalagi dalam situasi politik saat ini dan jelang Pilkada serentak.

“Ok itu sebagai purnawirawan Polri, saya menghimbau, sebaiknya Polres sesegera mengirim berkasnya ke Kejaksaan sekaligus menepis issu negatif yang berkembang selama ini, apalagi saat ini kita sedang menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dalam menjelang Pilkada serentak….jangan sampai hanya karena persoalan ini situasi yang sudah kondusif dapat terganggu”tulis Victor kepada KabarToraja.com melalui pesan singkatnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jhon Paerunan menyatakan bahwa Djuli Mambaya (DJM) sudah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan ia menggaransi jika dalam waktu dekat akan melakukan penangkapan terhadap DJM.

“Kami sementara perbaikan berkas dan DJM sudah jadi tersangka”kata AKP Jhon Paerunan.

Diketahui pada Kamis 26 April 2018 ratusan massa mendatangi Mapolres Tana Toraja untuk segera menangkap dan mengadili DJM yang mencemarkan nama baik Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara.

Kepala Dinas Peekerjaan Umum Provinsi Papua itu dijerat dengan UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Ia memposting tulisan jika wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara adalah pengedar narkoba.

Hingga saat ini DJM masih melakukan aktifitasnya sebagai pejabat di Provinsi Papua, meski saat ini dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tana Toraja.

Penulis: Andarias
Editor: Fritz V Wongkar

LEAVE A REPLY